Kepolisian Negara Republik Indonesia
Daerah Jawa Barat
Melindungi dan Mengayomi Masyarakat www.jabar.polri.go.id

Kapolda Jawa Barat
Dr.Drs.H.ANTON CHARLIYAN,MPKN
Inspektur Jenderal Polisi
Lihat Profil
Selamat Datang di Portal Resmi Berita POLDA JABAR : menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan terupdate.klik WEBSITE POLDA JABAR

Densus 88 Geledah Rumah Soleh di Sukahaji karena Terkait Kasus Bom Panci

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID – Densus 88 menggeledah rumah Soleh Abdurahman (38), Gang Bahpian dalam, RT 9/6 Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Senin (13/3/2017). Adapun soleh ditangkap sejumlah pria yang mengaku polisi di depan bengkel yang tak jauh dari rumahnya pada Kamis (9/3/2017).

Pantauan Tribun, petugas yang menggeledah tak menggunakan pakakian dinas. Sejumlah petugas baik pria maupun wanita masuk ke dalam rumah yang juga dihuni istrinya Soleh, yaitu Fitri.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, penggeledahan berkaitan dengan kasus bom panci di Taman Pendawa beberapa waktu lalu.

“Itu rumah Soleh alias Gungun yang ditangkap beberapa hari yang lalu,” kata Yusri melalui pesan singkat.

Penggeledahan dilakukan secara tertutup. Rumah Soleh pun memiliki pagar yang cukup tinggi. Bentuk bangunannya pun tertutup.

Sebelumnya diberitakan, Soleh ditangkap ketika sedang berada di bengkel yang lokasi tak jauh dari rumah. Soleh yang merupakan pedagang susu itu ditangkap enam pria di depan bengkel milik Alin di Gang Masjid RT 7/10.

“Informasi kurang tahu jelas. Cuman memang suami saya dijemput orang waktu mau servis motor. Teman saya (Cucu) juga dibawa dari rumah ibu saya,” kata Fitri ketika ditemui di kediamannya di Gang Bahpian dalam RT 9/6 Kelurahan Sukahaji, Kamis (9/3/2017).

Fitri pun tak mendapatkan pemberitahuan sol suaminya yang dikabarkan dibawa polisi itu. Menurutnya, belum ada pihak yang datang untuk menemuinya soal suaminya.

“Tidak ada yang menghubungi sampai saat ini. Suami saya tidak tahu dibawa kemana, motornya juga dibawa. Dibawanya karena apa saya juga tidak tahu,” kata wanita bercadar ini.

Pemilik bengkel, Alin (40), membenarkan suami Fitri dibawa polisi. Menurutnya, enam pria yang mengaku polisi membawa Soleh ketika berada di depan bengkelnya.

“Saya di luar lagi cat, Pak Soleh datang mau ganti ban. Tba-tiba ada tiga orang lari cepat langsung memeluk dia. Tiga lagi bawa motor dia. Pak Soleh dan motornya dibawa ke arah jalan raya,” kata Alin.

Alin sempat menanyakan enam pria maksud memeluk Soleh. “Mereka menjawab polisi,” kata Alin yang tak percaya Soleh yang dikenal orang baik itu dibawa polisi. “Saya tidak tahu kasus apa,” kata dia.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian. (cis)